PLN UP2B NTT Terangi Impian Keluarga Prasejahtera di Hari Listrik Melalui Program Light Up The Dream

IMG-20261028-WA0002
IMG-20261028-WA0002

KUPANG,GardaRakyat.com – Wujud pemerataan akses energi dan semangat kepedulian sosial menyelimuti perayaan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 serta Hari Sumpah Pemuda. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Nusa Tenggara Timur (UP2B NTT) kembali menyalurkan bantuan sambungan listrik gratis bagi masyarakat prasejahtera di Kota Kupang melalui program Light Up The Dream (LUTD). Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan HLN ke-81 pada Selasa (27/10/2026).

Bantuan akses penerangan mandiri tersebut diserahkan kepada dua warga prasejahtera di Kota Kupang, yakni Markos Daniel Mooy di Kelurahan Liliba dan Johanis Muskananfola di Kelurahan Sikumana. Penyaluran ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan terang bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Menariknya, program Light Up The Dream (LUTD) merupakan inisiatif kemanusiaan murni yang pendanaannya bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN. Para pegawai menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk membantu warga kurang mampu yang selama ini belum memiliki akses listrik mandiri. Inisiatif ini tidak sekadar mengalirkan listrik, tetapi juga membawa secercah harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.

Bagi Johanis Muskananfola (66), bantuan ini adalah jawaban atas doa yang telah dipanjatkannya selama bertahun-tahun. Sehari-hari bekerja sebagai sopir, ia tak kuasa menyembunyikan rasa syukur setelah 13 tahun menanti.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak-Ibu dari PLN. Setelah 13 tahun keluarga kami bergantung pada sambungan listrik tetangga, sekarang kami sudah bisa menikmati listrik secara langsung,” ungkap Johanis penuh haru.

Hal senada turut dirasakan oleh Markos Daniel Mooy (32). Kesehariannya sebagai tukang ojek akhirnya terbayar dengan kebahagiaan memiliki instalasi listrik sendiri di rumahnya.

“Terima kasih atas bantuan listrik gratis dari PLN UP2B NTT. Kerinduan kami selama lima tahun ini untuk memiliki listrik sendiri akhirnya dapat terwujud,” ujar Markos.

Manager PLN UP2B NTT, Resa Rediansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini murni lahir dari kepedulian tulus insan PLN terhadap lingkungan sekitar.

“Program ini lahir dari inisiatif pegawai untuk memberi harapan baru pada masyarakat. Semoga bantuan ini bisa mewujudkan mimpi warga menikmati listrik secara mandiri, sehingga keluarga dapat beraktivitas dengan lebih nyaman di rumah,” ucap Resa.

Apresiasi turut disampaikan oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono. Ia menegaskan bahwa semangat berbagi para pegawai sangat merepresentasikan jiwa pemuda dan visi besar PLN.

“Semangat berbagi melalui program Light Up The Dream ini sangat sejalan dengan napas perjuangan pemuda di Hari Sumpah Pemuda dan makna Hari Listrik Nasional. Kami berharap aksi solidaritas semacam ini dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat NTT yang terbebas dari kegelapan dan merasakan kemerdekaan energi,” tegas Eko.

Melalui keberlanjutan program Light Up The Dream, PLN UP2B NTT berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan penerangan di wilayahnya. Langkah ini menjadi bentuk bakti nyata insan PLN dalam menerangi negeri, mendorong peningkatan taraf hidup, serta menyalakan asa demi masa depan yang lebih cerah bagi warga Nusa Tenggara Timur.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp GardaRakyat.Com

+ Gabung

Exit mobile version