Dari Nonohonis hingga Atambua: Komitmen PLN Rawat Jantung Kelistrikan Pulau Timor Demi Kenyamanan Masyarakat

IMG-20260915-WA0018
IMG-20260915-WA0018

KUPANG,GardaRakyat.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan pemeliharaan terencana yang digelar serentak di tiga Gardu Induk (GI) 70 kV, yakni GI Nonohonis, GI Kefamenanu, dan GI Atambua pada Sabtu (12/09).

Kegiatan yang melibatkan tim teknis Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang ini dilaksanakan dengan mengedepankan tiga prinsip utama: keselamatan kerja (K3), ketelitian teknis, dan kualitas hasil pekerjaan.

Di GI 70 kV Nonohonis, tim teknis fokus pada pemeliharaan Bay Trafo untuk memastikan keandalan pasokan. Pekerjaan meliputi penarikan konduktor dan penyambungan (connecting) pada fasa R, S, dan T, pengujian kestabilan Buspro, perbaikan titik panas (hot spot), hingga penggantian kWh meter incoming agar terhubung optimal dengan sistem pemantauan jarak jauh (SCADA).

Sementara di GI 70 kV Kefamenanu, perawatan difokuskan pada perlindungan isolasi busbar LV Trafo #1 menggunakan heatshrink dan cover bushing pada seluruh fasa. Langkah ini diambil guna mencegah potensi gangguan akibat benturan atau benda asing.

IMG-20260913-WA0005

Adapun di GI 70 kV Atambua, wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, PLN menggelar pemeliharaan dua tahunan secara menyeluruh. Pengujian ketat dilakukan pada seluruh elemen vital seperti transformator, PMT, CT, LA, sistem proteksi, hingga NGR (Neutral Grounding Resistor) guna memastikan seluruh komponen berada dalam kondisi standar operasional yang prima.

Sebelum seluruh rangkaian teknis dimulai, seluruh tim wajib mengikuti safety briefing, pembebasan tegangan, pengecekan bebas tegangan, hingga pemasangan grounding dan pengamanan area kerja.

Manager PLN UPT Kupang, Hikmah Prasetia, menegaskan bahwa pemeliharaan berkala merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk mencegah potensi gangguan listrik sebelum terjadi.

“Pemeliharaan ini adalah langkah proaktif kami. Keselamatan petugas dan kualitas pekerjaan harus berjalan beriringan. Kami ingin memastikan pasokan listrik ke rumah-rumah warga tetap andal, sekaligus memastikan seluruh personel yang bertugas di lapangan kembali ke rumah dengan selamat,” ujar Hikmah.

Hikmah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim pemeliharaan, pengawas K3, hingga pengawas manuver yang bekerja disiplin dan penuh tanggung jawab di lapangan.

Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan listrik terbaik bagi masyarakat NTT.
“Keandalan sistem kelistrikan tidak dibangun secara mendadak saat terjadi gangguan, melainkan dipersiapkan sejak dini melalui perawatan yang konsisten. Kami terus memastikan seluruh aset kelistrikan NTT dalam kondisi optimal agar aktivitas dan perekonomian masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan,” tutur Eko.

Melalui pemeliharaan terencana ini, PLN UPT Kupang optimis keandalan infrastruktur transmisi kelistrikan di wilayah Nusa Tenggara Timur semakin kokoh demi mendukung kehidupan dan kemajuan masyarakat di Bumi Flobamora.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp GardaRakyat.Com

+ Gabung

Exit mobile version