Manggarai Timur,GardaRakyat.com-Senyum dan optimisme kembali terpancar dari warga Kampung Wainterong, Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur. Setelah sempat terdampak gempa bumi Flores pada pertengahan Agustus lalu, masyarakat kini menatap masa depan dengan lebih cerah seiring langkah PT PLN (Persero) yang mempercepat hadirnya akses listrik di wilayah perdesaan tersebut. Melalui PLN UP2K Flores, proses commissioning test (uji kelayakan teknis) jaringan listrik perdesaan sukses dilaksanakan pada Jumat (11/09).
Tahapan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan siap dan aman digunakan oleh masyarakat sebelum dialiri daya secara penuh.
Pembangunan infrastruktur di Kampung Wainterong ini mencakup penarikan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,30 kilometer yang ditargetkan langsung menyapa dan menerangi 21 rumah calon pelanggan (CAPEL).
Bagi warga setempat, titik-titik lampu yang akan segera menyala bukan sekadar penerang malam. Hadirnya listrik menjadi simbol kebangkitan—membantu anak-anak belajar lebih nyaman di malam hari, memulihkan aktivitas harian, serta merajut kembali roda perekonomian keluarga pascabencana.
Manager PLN UP2K Flores, Reza Eka Putra, menegaskan komitmen PLN untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di daerah yang menghadapi tantangan geografis serta dampak bencana alam.
“PLN hadir untuk memastikan masyarakat terdampak gempa tidak berjalan sendiri dalam pemulihan. Commissioning test di Kampung Wainterong ini adalah pijakan penting menuju pengoperasian jaringan penuh bagi 21 keluarga. Kami berharap aliran listrik ini menjadi energi baru bagi warga untuk bangkit, menata kembali kehidupan, dan menyambut masa depan yang lebih baik,” ujar Reza.
Sejalan dengan hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa pemulihan infrastruktur kelistrikan di daerah terdampak bencana merupakan prioritas utama perusahaan.
“Pemulihan pascagempa bukan hanya tentang membangun kembali fisik bangunan, tetapi juga tentang mengembalikan harapan warga untuk hidup normal. PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal hingga ke pelosok perdesaan. Semoga terang di Wainterong ini menjadi pendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi warga dan mendukung pendidikan generasi muda di sana,” tutur Eko.
Apresiasi mendalam turut disampaikan oleh Kepala Desa Golo Lijun, Yovita Mbaju. Ia mengungkapkan betapa bermakna hadirnya PLN bagi warga desa yang sedang berjuang pulih dari trauma dan dampak gempa.
“Atas nama warga Kampung Wainterong, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada PLN. Listrik ini adalah kerinduan masyarakat kami, terlebih setelah bencana kemarin. Dengan adanya listrik, anak-anak kami bisa belajar lebih baik dan warga kembali semangat membuka usaha kecil. Semoga kebaikan dan kerja sama ini membawa manfaat besar serta keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ungkap Yovita penuh haru.
Melalui penyelesaian JTR sepanjang 1,30 kilometer ini, PLN menegaskan perannya dalam mewujudkan energi berkeadilan di seluruh pelosok negeri. Sebab bagi PLN, mengalirkan listrik bukan sekadar menyalurkan daya, melainkan menyalakan harapan, membuka kesempatan, dan membangun masa depan Indonesia yang lebih terang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp GardaRakyat.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
